Berita
Bupati Mentawai Buka Musrenbang RKPD 2027, Tekankan Sinergi dan Transformasi Ekonomi Daerah
01 April 2026 | 337 Dibaca
HUMAS PROKOPIM, MENTAWAI - Bupati Kepulauan Mentawai, Rinto Wardana, secara resmi membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, yang dilaksanakan di Tuapejat, Selasa (31/3/2026).
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa Musrenbang merupakan momentum strategis dalam menyelaraskan arah kebijakan pembangunan daerah dengan aspirasi masyarakat serta kebijakan pemerintah pusat dan provinsi. Ia menegaskan bahwa forum ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi menjadi ruang penting dalam merumuskan perencanaan pembangunan yang berkualitas dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Musrenbang ini adalah wadah untuk memastikan bahwa setiap program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat serta sejalan dengan prioritas pembangunan nasional dan daerah,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa penyusunan RKPD Tahun 2027 dihadapkan pada berbagai tantangan, salah satunya implementasi kebijakan pengelolaan keuangan daerah yang menuntut peningkatan kualitas belanja agar lebih efektif dan tepat sasaran.
Dalam arahannya, Bupati juga menekankan pentingnya transformasi ekonomi daerah melalui penguatan sektor unggulan seperti pertanian, perikanan, pariwisata, dan UMKM. Selain itu, pengembangan ekonomi berbasis kerakyatan, percepatan digitalisasi, pembangunan berkelanjutan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi fokus utama pembangunan ke depan.
Ia turut memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah, di antaranya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), rata-rata lama sekolah, angka harapan hidup, serta penurunan tingkat kemiskinan pada tahun 2025. Namun demikian, masih terdapat target yang perlu terus dioptimalkan dalam perencanaan pembangunan ke depan.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, dalam paparannya menyampaikan arah pembangunan Kepulauan Mentawai ke depan menuju daerah yang maju dan berkelanjutan.
Ia menekankan bahwa Mentawai memiliki modal dasar yang kuat, yakni kekayaan hutan yang luas, bonus demografi, serta budaya lokal yang unik. Namun di sisi lain, terdapat sejumlah tantangan utama yang harus diatasi, seperti keterbatasan konektivitas wilayah, infrastruktur dasar dan sanitasi, serta potensi ancaman bencana megathrust.
Untuk itu, arah pembangunan ke depan difokuskan pada visi masa depan Mentawai, yaitu pengembangan ekowisata kelas dunia, penguatan ekonomi biru berbasis potensi kelautan, serta mewujudkan masyarakat yang tangguh terhadap bencana.
Paparan tersebut memperkuat pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang adaptif dan berkelanjutan.
Untuk tahun 2027, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,63 persen, penurunan angka kemiskinan menjadi 11,89 persen, serta penurunan angka stunting hingga 22 persen.
Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi dalam mewujudkan pembangunan daerah yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing.
“Dengan komitmen dan kerja sama seluruh pihak, saya optimis kita mampu membawa Mentawai menjadi daerah yang maju, mandiri, dan sejahtera,” tutupnya. (yy,bs)
Share