Bupati Mentawai Diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejateraan rakyat Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Singgalang 2026

12 March 2026 | 224 Dibaca

HUMAS PROKOPIM, MENTAWAI - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai bersama Polres Kepulauan Mentawai menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Singgalang 2026 dalam rangka kesiapan pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 H di wilayah Kepulauan Mentawai. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Mapolres Kep. Mentawai, Kamis (13/3/2026).

Dalam amanat Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang dibacakan Wakapolres Mentawai, disampaikan bahwa Operasi Ketupat 2026 akan dilaksanakan selama 13 hari, terhitung mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Secara nasional, operasi ini melibatkan 161.243 personel gabungan guna mengamankan pergerakan masyarakat yang diprediksi mencapai 143,9 juta orang selama masa mudik dan perayaan Idul Fitri.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kepulauan Mentawai yang di wakili oleh Asisten Pemkesra menyampaikan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan bentuk kesiapan seluruh unsur pengamanan, baik dari Kepolisian Negara Republik Indonesia, TNI, pemerintah daerah, maupun seluruh stakeholder terkait dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama berlangsungnya arus mudik, perayaan hari raya, hingga arus balik nantinya.

“Apel gelar pasukan ini merupakan wujud komitmen dan sinergisitas lintas sektor agar pelaksanaan mudik dan perayaan Idul Fitri berjalan aman, nyaman, dan lancar,” ujar Nelson Asisten Pemkesra saat membacakan amanat.

Momentum Hari Raya Idul Fitri setiap tahunnya selalu diiringi dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, aktivitas ekonomi, serta kegiatan sosial keagamaan. Oleh karena itu, diperlukan kesiapan personel, sarana prasarana, serta koordinasi yang solid antar instansi guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Pemerintah daerah juga menekankan bahwa wilayah Kepulauan Mentawai memiliki tantangan geografis tersendiri sebagai daerah kepulauan. Oleh karena itu, sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Beberapa poin penting yang menjadi fokus dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Singgalang 2026 antara lain: Pengamanan Objek Vital, sebanyak 185.607 objek secara nasional termasuk pelabuhan, masjid, serta lokasi wisata akan menjadi titik fokus pengamanan, Stabilitas Kebutuhan Pokok, Satgas pangan akan terus memonitor ketersediaan pasokan  serta fluktuasi harga bahan pokok penting dan BBM, Kewaspadaan terhadap Cuaca, masyarakat diimbau untuk waspada terhadap potensi hujan lebat dan bencana hidrometeorologi berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Fokus Pengamanan Wilayah, petugas akan disiagakan di titik-titik keramaian seperti pelabuhan, masjid, lokasi wisata, dan pusat perbelanjaan di Mentawai, Prediksi Puncak Arus Mudik, diperkirakan terjadi dalam dua gelombang, yaitu pada 14–15 Maret dan 18–19 Maret 2026, Layanan Kepolisian, masyarakat dapat memanfaatkan layanan Call Center 110 jika membutuhkan bantuan cepat dari pihak kepolisian.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai juga menyampaikan apresiasi kepada Kepolisian Resor Kepulauan Mentawai beserta seluruh unsur pengamanan yang telah mempersiapkan pelaksanaan operasi ini dengan baik. Sinergi dan kolaborasi antar lembaga menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kepada seluruh personel yang bertugas, pemerintah daerah berharap agar dapat melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, serta mengedepankan pendekatan humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, masyarakat Kabupaten Kepulauan Mentawai juga diajak untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban serta mematuhi peraturan yang berlaku. Masyarakat juga diingatkan untuk tidak melakukan panic buying terhadap kebutuhan pokok maupun BBM karena stok dipastikan dalam kondisi mencukupi.

“Semoga dengan kesiapan personel dan dukungan masyarakat, perayaan Hari Raya di Mentawai dapat kita rayakan dengan penuh kedamaian, kebersamaan, dan sukacita,” tutup Asisten.

Dengan pelaksanaan apel ini, diharapkan Operasi Ketupat Singgalang 2026 di wilayah Kepulauan Mentawai dapat berjalan dengan aman, tertib, dan sukses, sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan rasa aman dan nyaman. (yy,bs)


Share