Berita
Usai Hadiri Penobatan Sikerei, Wakil Bupati Mentawai Tinjau Jalan Madobag-Matotonan
24 August 2026 | 328 Dibaca
HUMAS PROKPIM, MENTAWAI – Usai mengikuti rangkaian prosesi adat penobatan Sikerei, Wakil Bupati Kepulauan Mentawai Jakop Saguruk, S.E. langsung melanjutkan agenda dengan meninjau kondisi jalan penghubung Desa Madobag menuju Desa Matotonan, Sabtu (22/8/2026).
Langkah tersebut menjadi bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai terhadap kondisi infrastruktur yang menjadi kebutuhan penting masyarakat, khususnya di wilayah pedalaman. Wakil Bupati turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi jalan sekaligus memastikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dapat diketahui secara nyata.
Peninjauan ini dilakukan setelah Wakil Bupati Jakop Saguruk menghadiri dan mengikuti seluruh rangkaian penobatan Sikerei, sebuah tradisi adat yang memiliki nilai penting dalam kehidupan masyarakat Mentawai. Di tengah kesibukannya mengikuti kegiatan adat, Wakil Bupati menyempatkan diri melihat langsung kondisi akses transportasi masyarakat.
Jalan Madobag-Matotonan memiliki peran strategis bagi masyarakat karena menjadi salah satu akses utama yang menghubungkan permukiman, pusat pelayanan, serta berbagai aktivitas ekonomi warga.
Kondisi jalan yang belum sepenuhnya memadai menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat, terutama dalam mendukung kelancaran mobilitas dan distribusi kebutuhan sehari-hari. Karena itu, peningkatan kualitas jalan dinilai penting untuk membuka akses dan memperkuat konektivitas antarwilayah.
Dalam peninjauan tersebut, Jakop Saguruk melihat langsung kondisi badan jalan serta sejumlah titik yang membutuhkan perhatian. Ia juga berdialog dengan masyarakat untuk mendengarkan aspirasi dan berbagai kendala yang selama ini mereka rasakan dalam menggunakan akses tersebut.
Wakil Bupati menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus dilakukan dengan melihat kebutuhan nyata masyarakat di lapangan. Menurutnya, pembangunan jalan bukan sekadar membangun akses transportasi, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan perekonomian dan mendapatkan pelayanan publik dengan lebih mudah.
“Kita harus melihat langsung kondisi di lapangan dan mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Jalan ini sangat penting bagi mobilitas warga dan aktivitas ekonomi. Pemerintah akan terus berupaya mendorong pembangunan infrastruktur yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Jakop.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mempercepat pembangunan di wilayah Mentawai.
Menurutnya, keterbatasan akses tidak boleh menjadi penghalang bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan dan kesempatan yang sama dalam pembangunan. Pembangunan infrastruktur di wilayah pedalaman menjadi bagian penting dari upaya pemerintah dalam mengurangi kesenjangan antarwilayah.
Kegiatan Wakil Bupati Jakop Saguruk pada hari itu menunjukkan bagaimana pelestarian budaya dan pembangunan daerah dapat berjalan beriringan. Setelah hadir dalam prosesi penobatan Sikerei sebagai bentuk penghormatan terhadap kearifan lokal Mentawai, ia kemudian turun langsung meninjau kebutuhan infrastruktur masyarakat.
Dua agenda tersebut memiliki makna yang sama pentingnya, yakni memastikan pembangunan Mentawai tetap berpijak pada identitas budaya sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai berkomitmen untuk terus mendorong pemerataan pembangunan, terutama peningkatan konektivitas antarwilayah. Dengan akses jalan yang semakin baik, diharapkan mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar, aktivitas ekonomi semakin berkembang, dan keterisolasian wilayah secara bertahap dapat dikurangi.
Peninjauan jalan Madobag-Matotonan ini sekaligus menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat serta komitmen untuk menjadikan pembangunan infrastruktur sebagai salah satu fondasi penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kepulauan Mentawai. (YY, Winer)
Share